Monday, September 03, 2012
BENAR, KEBENARAN DAN PEMBENARAN
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, definisi kata tersebut di atas adalah
Benar : sesuai sebagaimana adanya (seharusnya); betul; tidak salah:
Kebenaran : keadaan (hal dsb) yg cocok dgn keadaan (hal) yg sesungguhnya:
Pembenaran : proses, cara, perbuatan membenarkan:
Tuhan menitipkan setitik kebenaran di dalam lubuk hati sanubari manusia yang paling dalam.
Semua tingkah laku kita dapat dinilai berpatokan kepada secercah titik tersebut.
Semua perbuatan, entah benar atau salah, silahkan tanyakan kepada hati sanubari.
Perbuatan benar akan dikatakan benar, dan perbuatan salah akan dikatakan salah. Hati sanubari tak akan pernah bohong.
Harap berhati-hati, jika terlalu sering mendustai hati sanubari, terlalu sering mengabaikan hati nurani, maka cahaya kebenaran tersebut akan redup dan bahkan padam.
Jika sudah padam, semua perbuatan baik benar atau salah tidak akan ada bedanya. semua terasa benar.
Bahkan jika disadari bahwa perbuatan tersebut salah, maka otak akan mencari dalil-dalil pembenaran atas perbuatan salah tersebut.
Pada ujungnya, perbuatan salah tersebut akan dianggap benar berdasarkan dalil-dalil pembenaran. Naudzubillah.
Ya Allah, jauhkan aku dari padamnya pelita hatiku. Jadikan secercah cahaya tersebut menyinari semua hati sanubariku, sehinga aku dapat membedakan dengan jelas perbuatan benar dan salah. Jauhkan aku dari berbuat dosa, baik dosa yang disadari maupun yang tidak disadari.
Ya Allah ampunilah hambamu. Amin
[gambar di atas dicopy dari picsquare.com]
Friday, August 19, 2011
Truk Yang Menyebalkan
Sejak adanya pembatasan truk yang boleh lewat di jalan tol dalam kota Jakarta, pengaruhnya lumayan terasa saat jam berangkat & jam pulang kantor. Jalan tol lebih lancar.
Semua truk yang akan melalui Jakarta dari arah barat menuju timur dan sebaliknya hanya boleh melewati jalan tol dalam kota antara jam 10 malam sampai jam 5 pagi saja. Selain jam tersebut, lalu lintas truk dialihkan ke jalan tol tanjung priok, tanpa kecuali.
Alhasil, kendaraan kecil dan bis dapat berjalan lebih lancar di tol dalam kota, karena yang dianggap biang kerok kemacetan di tol dalam kota adalah si truk-truk bongsor yang berjalan bagai siput. Good job Pak! (Siapapun beliau yang punya ide pembatasan waktu tersebut)
Tetapi, pernahkah anda berpikir sebaliknya? Pernahkan anda berpikir bahwa anda adalah si sopir truk, atau kernet, atau si pemilik truk tersebut? Berapa extra cost yang harus ditanggung karena pengalihan jalur tersebut? Berapa jam waktu tempuh yang terbuang karena jarak yang tempuh yang semakin jauh? Berapa jam keterlambatan pengiriman barang dari kota satu ke kota lain akibat pembatasan jam tersebut?
Atau, pernahkan anda berpikir tentang kekuatan jalan tol tanjung priok yang hampir 100% merupakan jalan layang? Bayangkan, jalan layang dijejali banyak truk bermuatan berat, kecepatan lambat dan semakin macet? Kira-kira masih kuatkah jalan tersebut?
Sedikit saya jelaskan mengenai kapasitas dan daya angkut truk (berdasar pengalaman saya, bukan berdasar bukti otentik)
- Truk kecil(sejenis colþ diesel) : daya angkut maksimal yang diijinkan 4-6 ton. Tetapi bisa dipaksakan mengangkut barang sampai 8 ton.
- Truk sedang (sejenis fuso) : daya angkut 6-10 ton. Tetapi bisa dipaksakan mengangkut barang sampai 12 ton.
- Truk besar (sejenis truk pengangkut batubara): daya angkut 20 ton. Tetapi bisa dipaksakan mengangkut barang sampai 30 ton.
Wow.... Banyak beban overload ternyata...
Next...
Apakah jalan yang dibangun cukup kuat memikul beban truk-truk overloaded tersebut? Apakah jalannya dibangun sesuai spesifikasi standard, atau sebagian material-nya dikurangi karena "sesuatu hal" sehingga kekuatannya berkurang? .... Sebaiknya kita jangan spekulasi menuduh yang tidak-tidak. Biar jawaban tersebut tersimpan dalam hati.
Kemudian, pernahkan anda sadar apa isi atau muatan truk tersebut? Mereka mengangkut beras yang nasinya barusan anda makan. Mereka mengangkut tekstil yang bajunya anda pakai sekarang, seragam sekolah, buku pelajaran, sayuran, ban sepeda motor, alat rumah tangga, genteng atap rumah anda, pakan ternak dan semua barang lainnya.
Tanpa truk-truk menyebalkan tersebut, kira-kira seperti apa rupa kita sekarang?
Bisakah kita makan duku Palembang? Kopi Lampung? Tekstil Bandung? Atau pakai rice cooker buatan Surabaya?
Monday, July 25, 2011
Kampung Halaman
Semua orang punya kampung halaman, tetapi ada yang ingat ada juga yang tidak.
Ada yang mau ngaku ada juga yang tidak.
Asli, jujur…. Saya orang kampung, dan saya punya kampung halaman.
Kampung halaman-ku adalah tempat yang sangat berkesan.
Aku menghabiskan masa kecil di sana.
Belajar berjalan, belajar ngomong, belajar baca dan lain-lain.
Pernahkah anda berkunjung lagi ke kampung halaman?
Bertemu teman lama? Berbagi cerita bersama mengingat masa lalu.
Suka duka di masa lalu, membuat kita tersenyum saat ini.
Ah… rinduku akan kampung halaman
Tak akan terobati dengan apapun.
Pekan depan aku akan berkunjung ke sana.
Tunggu aku dengan ceritamu.
Monday, November 22, 2010
the mystery
“Penasaran sih…”
Itulah jawaban yang meluncur saat menghadapi sesuatu yang menjadi misteri.
Padahal, tidak semua pertanyaan memiliki jawaban yang pasti. Semua sangat relatif.
Contoh-contoh pertanyaan yang tidak memiliki jawaban:
“bagaimana bentuk roh ?”
“kenapa takdir saya begini ?”
“kenapa orang bisa sakit karena disantet ?”
Beberapa ahli fisika dapat menjelaskan misteri yang ada, misalnya:
“kenapa lampu bisa menyala?”.”ya jelas, ada aliran listriknya.”
“kenapa bulan selalu mengelilingi bumi?”.”ya jelas ada gaya gravitasi dan gaya sentripetal.”
“kenapa radio bunyi?”.”ya jelas ada gelombang elektromagnetik.”
Mau tau itu wajar, manusiawi dan bahkan suatu keharusan.
Murid yang pandai ialah murid yang selalu mau tau dan belajar mengenai segala hal yang dia belum tau.
Tetapi…
Tetangga yang buruk adalah tetangga yang selalu mau tau urusan orang lain.
Saya ingin tau bagaimana cara membuat kue donat, berbeda dengan saya ingin tau apa yang dilakukan tetangga saya tiap malam di rumahnya.
Apakah anda tau ada berapa jumlah bulu kucing?
Apakah anda tau ada berapa jumlah bintang di langit?
Apakah anda tau ada berapa jumlah atom dalam satu sel tunggal makhluk hidup?
Apakah anda tau bagaimana tetangga anda bekerja keras setiap hari supaya dia bisa survive?
Apakah anda tau bagaimana tetangga anda menerapkan hidup sederhana untuk dapat menabung lebih banyak?
Apakah anda tau bagaimana tetangga anda bangun berdo’a setiap malam memohon kepada Tuhan sehinga hidupnya bisa sukses seperti sekarang?
Jika anda tidak dapat menjawab semua pertanyaan di atas, it’s OK. Buktinya sampai sekarang anda masih hidup toh?
Terkadang, tau atau tidak tau itu sangatlah tidak penting.
Itulah sebabnya, tidak semua pertanyaan ada jawabannya.
Pertanyaan terakhir... "kapan kita mati?"
Tuesday, November 09, 2010
terima kasih
Hanya sebuah kata-kata yang dianggap sepele yang kadang lupa diucapkan saat kita mendapat kenikmatan, jasa atau kebaikan dari seseorang.
"kenapa anda tidak mengucapkan terima kasih setelah membayar parkir?".
"lho... kok saya yang harus berterima kasih? tukang parkir itu dong harusnya yang terima kasih ke saya... dia kan saya bayar untuk itu"
padahal terima kasih dapat diucapkan dengan 800 bahasa bahkan lebih. semua bahasa memiliki kosa-kata yang artinya "terima kasih", dapat dilihat di sini
terkadang kita terlalu pelit mengucapkan terima kasih.
pernahkah anda rasakan, apa yang terjadi dalam hati anda, saat orang lain mengucapkan terima kasih atas perbuatan anda?
silahkan dikomentari...
Subscribe to:
Posts (Atom)


